<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.7.2" -->
<rss version="2.0">
	<channel>
		<title>tambieERP powered Site</title>
		<description>tambieERP  site syndication</description>
		<link>http://www.hestanto.web.id</link>
		<lastBuildDate>Sat, 12 May 2007 20:50:00 +0100</lastBuildDate>
		<generator>FeedCreator 1.7.2</generator>
		<image>
			<url>http://industri.hestanto.web.id/images/industrial_erp.jpg</url>
			<title>Powered by tambieERP</title>
			<link>www.hestanto.web.id</link>
			<description>tambieERP site syndication</description>
		</image>
		<item>
			<title>Industrial-ERP</title>
			<link>http://industri.hestanto.web.id/index.html</link>
			<description>WHAT HAPPENS AFTER ERP IMPLEMENTATION. tambieERP adalah perangkat lunak yang mengotomatisasi dan mengintegrasikan banyak atau seluruh proses bisnis. Beberapa perusahaan mendapatkan keuntungan yang besar dengan penggunaan ERP, namun sebagian mengalami kesulitan untuk mendapatkan keuntungan yang diharapkan. Dampak ERP akan dipengaruhi oleh interdependensi dan perbedaan diantara sub unit dalam organisasi. tambieERP merupakan sistem informasi yang diperuntukkan bagi perusahan manufaktur maupun jasa yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan bersangkutan.</description>
			<category>Industrial-ERP</category>
			<pubDate>Wed, 07 Jul 2008 11:54:06 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Tentang tambieERP</title>
			<link>http://industri.hestanto.web.id/about.html</link>
			<description>Sebagai perusahaan yang berproduksi berdasarkan pesanan ( Job Order ) dimana jumlah dan jenisnya berbeda pada setiap pemesanan, maka dalam mengendalikan proses produksi Karoseri sebagian besar telah menggunakan komputer sebagai alat pengolah data. Oleh karena itu urutan-urutan produksi yang cukup panjang menyebabkan kebutuhan dan jumlah setiap komponen, menyebabkan timbulnya masalah dalam merencanakan kebutuhan bahan. Substansi Permasalahan disini yaitu bagaimana menciptakan suatu sistem manajemen material yang terencana dengan baik sehingga mampu memberikan informasi tentang waktu dan jumlah kebutuhan tiap komponen dengan tepat. Dalam menangani masalah ini, konsep yang baik adalah konsep dengan menggunakan sistem ERP (Enterprise Resource Planning ) sehingga mampu menunjang kelancaran produksi serta dapat memenuhi jadwal pemesanan yang dipesan sesuai dengan kontrak yang disepakati.</description>
			<category>Tentang tambieERP</category>
			<pubDate>Wed, 07 Jul 2008 11:54:06 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Readme tambieERP</title>
			<link>http://industri.hestanto.web.id/index.html</link>
			<description>Saya sangat mengharapkan masukan-masukan dari berbagai pihak agar Industrial-ERP ini kelak dapat dikembangkan dengan menu-menu dan utilitas yang lebih sempurna,serta mengacu pada berbagai kondisi dan fakta-fakta mengenai penerapan ERP Di Indonesia</description>
			<category>Readme tambieERP</category>
			<pubDate>Wed, 07 Jul 2008 11:54:06 +0100</pubDate>
		</item>
	</channel>
</rss>

